Latest News

Showing posts with label auxiliary verb. Show all posts
Showing posts with label auxiliary verb. Show all posts

Thursday, August 6, 2009

Pelajaran 64 - Modal auxiliaries - pemakaian TO

CAN COULD MAY MIGHT SHOULD HAD BETTER MUST WILL WOULD tidak diikuti oleh to

Sering terjadi kesalahan pemakaian to seperti berikut ini :

I can to swim seharusnya I can swim
You must to go to the doctor seharusnya You must go to the doctor
You had better to see a doctor seharusnya You had better see a doctor

Have, Have got dan ought selalu diikuti oleh to
She has to go to the office earlier
John ought to obey his parent
I have got to the shop this evening

Tuesday, May 5, 2009

Tentang do-does / s-es

Pada pelajaran 23 ada tiga pertanyaan yang sering ditanyakan para pembelajar bahasa inggris sebagai berikut:
  • Bagaimana dan mengapa kok tiba-tiba muncul DO-DOES dalam kalimat negatif?
  • Mengapa DO-DOES tidak muncul dalam kalimat positif?
  • Mengapa dalam kalimat yang menggunakan subyek orang ke-3 tunggal (he-she) harus menggunakan tambahan S/ES dan harus hilang ketika DOES muncul dalam kalimat negatif?
Dulu ketika saya menanyakan kepada guru smp saya, beliau mengatakan bahwa ini adalah peraturan dalam bahasa Inggris, dan memang sudah begitu dari sononya, dan pertanyaan MENGAPA tidak terjawab.
Saya belum tahu apakah analisa saya ini benar, tapi coba kita lihat pendapat saya sebagai berikut :

1. Sebenarnya dalam kalimat positifpun ada kata kerja bantu DO dan DOES, misal
  • I do go to the town
  • She does work in the restaurant
  • Shinta does play the piano well
2. Dalam penggunaannya sehari-hari kata bantu ini tidak disebutkan dan tersembunyi, hanya sekali-sekali muncul untuk menyatakan penegasan.
  • I do love You ( saya sungguh mencintai kamu)
  • I do make it happen
3. Do dan does muncul dalam kalimat negatif dan positif, tentunya tidak mungkin do dan does muncul begitu saja tanpa sebelumnya ada dalam kalimat positif.

4. Dalam kalimat positif yang menggunakan subyek orang ke-3 (he/she), kata kerja selalu ditambahkan s/es karena adanya kata kerja bantu DOES yang tersembunyi.
  • Shinta does play piano well menjadi Shinta plays piano well
  • She does work in the restaurant menjadi She works in the restaurant
5. Dalam kalimat positif yang menggunakan subyek orang pertama dan kedua / orang ketiga jamak tidak ada penambahan s/es karena unsur kata kerja bantu yang digunakan adalah DO, bukan DOES.

Jadi hal ini menjawab pertanyaan pembelajar bahasa inggris tentang mengapa harus ada penambahan s/es pada kata kerja yang subyeknya orang ketiga tunggal (pada present tense), dan mengapa do dan does muncul dalam kalimat tanya dan kalimat negatif tetapi tidak terlihat di kalimat positif.

Bagaimana menurut anda?

Tags