Latest News

Tuesday, June 28, 2011

RPP SMK Teknik Pemesinan


Menjelang Tahun Ajaran baru Guru selalu disibukkan untuk menyiapkan perangkat pembelajaran minimal untuk satu semester kedepan, salah satu perangkat penting yang harus disiapkan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Secara umum dalam pembuatan RPP setidaknya memuat :
  1. Satuan Pendidikan


  2. Mata Pelajaran

  3. Kelas/Semester

  4. Materi Pembelajaran        

  5. Alokasi Waktu    

  6. STANDAR KOMPETENSI

  7. KOMPETENSI DASAR

  8. INDIKATOR

  9. MATERI PEMBELAJARAN

  10. URAIAN MATERI PEMBELAJARAN

  11. STRATEGI PEMBELAJARAN
    1. Kegiatan Awal

    2. Kegiatan Inti

    3. Kegiatan Akhir


  12. SUMBER BELAJAR/ Bahan

  13. PENILAIAN
    1. Jenis tagihan

    2. Bentuk

    3. Soal


Untuk membantu meringatkan beban bagi para Guru, khususnya Guru SMK Teknik Pemesinan berikut rekap RPP yang bisa di Download secara Gratis RPP Teknik Pemesinan

Monday, June 27, 2011

Jenis Pipa Pada Kapal

Jenis dan bahan Pipa yang digunakan diatas kapal secara garis besar di bagi menjadi 6 bagian yaitu Seamless Drawing Steel Pipe ( pipa baja tanpa sambungan ), Seamless Drawn Pipe dari Tembaga atau Kuningan,  Lap Welded / Electric Resistence Welded Steel Pipe, Baja Schedule 40, Pipa Schedule 80 � 120, dan Pipa Galvanis. 
Berikut adalah penjelasan mengenai bahan pipa yang digunakan diatas kapal :

1. Seamless Drawing Steel Pipe ( pipa baja tanpa sambungan ) 
Pipa jenis Seamless Drawing Steel Pipe ( pipa baja tanpa sambungan )  digunakan untuk semua penggunaaan dan dibutuhkan untuk pipa tekan dan sistem bahan bakar kapal dari pompa injeksi bahan bakar motor pembakaran dalam.
Gambar bahan pipa baja kapal tanpa sambungan

2. Seamless Drawn Pipe dari Tembaga atau Kuningan
Pipa jenis ini tidak boleh digunakan pada temperatur lebih dari 406 �F dan tidak boleh digunakan pada super heater (uap dan panas lanjut).
Gambar bahan pipa kapal dari tembaga atau kuningan

3. Lap Welded / Electric Resistence Welded Steel Pipe
Pipa jenis ini tidak diijinkan untuk digunakan dalam sistem di mana tekanan kerja melampaui 350 Psi atau pada temperatur di mana sistem yang dibutuhkan pipa tekanan tanpa sambungan.

4. Baja Schedule 40
Pipa ini dilindungi terhadap kerusakan mekanis yaitu perlindungan menyeluruh dengan sistem galvanis. Dengan sistem perlindungan tersebut maka pipa dapat digunakan untuk supplai air laut, dapat juga untuk saluran sistem bilga, kecuali dalam ruangan yang kemungkinan mudah terkena api sehingga dapat melebar dan merusak sistem bilga kapal.

5. Pipa Schedule 80 � 120
Pipa jenis ini diisyaratkan mempunyai ketebalan yang lebih tebal dibandingkan dengan jenis pipa yang lain. Dalam penggunaan pipa schedule 80 � 120 dapat difungsikan sebagai pipa hidrolis yaitu pipa dengan aliran fluida bertekanan tinggi.

6. Pipa Galvanis
Pipa jenis ini digunakan untuk supplai air laut (sistem Ballast kapal dan sistem Bilga kapal).






Akhirnya bisa ngupdate blog lagi, kemaren sempat ngupdate tapi kebanyakan hanya mengenai informasi lowongan kerja teknik perkapalan Sekian pembahasan kapal cargo blog mengenai bahan pipa yang digunakan diatas kapal

Friday, June 24, 2011

Lowongan Kerja Teknik Perkapalan di Kalimantan Juli 2011

Lowongan Kerja Teknik Perkapalan di Kalimantan Juli 2011 di PT. SINAR ALAM DUTA PERDANA di Kalimantan Selatan memerlukan tenaga profesional yaitu:

Kepala Operasional Dockyard
Requirements:
  1. Pria
  2. Usia minimal 30 tahun
  3. Pendidikan S1 Teknik Perkapalan
  4. Pengalaman dibidang pengelolaan dockyard min. 3 tahun
  5. Menguasai komputer
  6. Mampu mengelola SDM & marketing
  7. Mampu membuat program kerja secara periodic (mingguan, bulanan / tahunan) :  Sumber 

Sebagai tambahan untuk anda tapi bukan berlokasi di kalimantan, Lowongan Kerja Teknik Perkapalan di PT PINTOR yang beralamat di Gedung Graha Arsa Lt 1 Membutuhkan

Teknik Perkapalan (Jakarta Raya)
Requirements:
  1. Laki-laki
  2. Lulusan teknik perkapalan
  3. IPK min 3,00
  4. Memiliki sertifikat K3
  5. Diutamakan domisili Jakarta dan sekitarnya : SUMBER

    Thursday, June 23, 2011

    Bahasa Indonesia lebih simpel dari Bahasa Inggris

    Ini artikel copas, tapi lucu juga hehehehe......

    In English : �Would you care to validate your previous statement?�
    In Indonesian : �SUMPE LO?!
    In English : �Sorry, I think you miscalculated your own capabilities to handle the task at hand.�
    In Indonesian : �Nenek lu kiper!
    In English : �Would you care to elaborate on that statement?�
    In Indonesian : �MAKSUD LOH?!�
    In English : �There�s a 75% chance I won�t make it, I�m far too busy for ur stupid event.�
    In Indonesian : �Insya�allah gw dateng!�
    In English : �The meeting will start at 9:15 AM. Please be there 15 minutes beforehand.�
    In Indonesian : �Rapatnya jam 8!�


    In English :�Let�s try this new scam and see if those carbo-ladden brains buy it�
    In Indonesian : �Mama minta pulsa�
    In English : �Please stop by our outlet. There might be stuff you�ll find interesting.�
    In Indonesian : �Giordanonya, Kakaaak!�
    In English : �I�ve stumbled upon something that might be of interest to you. You might find it useful.�
    In Indonesian : �CEKIDOT GAN!�
    In English : �I�m so overwhelmed by this turn of event that I�m speechless and in awe.�
    In Indonesian : �ANJROT!�
    In English : �This is a very interesting topic that everybody should stay updated about this.�
    In Indonesian : �Sundul, Gan!�
    In English : �I definitely won�t make it. You guys go and have fun without me.�
    In Indonesian : �Ntar gue nyusul.�
    In English : �You�re absolutely, positively 100% correct. But I knew that already.�
    In Indonesian : �EMBEER!�
    In English : �That�s so profound. I can�t contribute anything further but I need to say something to sound equally smart.�
    In Indonesian : �Dalem.�

    sumber: http://hermawayne.blogspot.com/2010/10/bukti-kalau-bahasa-indonesia-lebih.html
    -->

    Sunday, June 19, 2011

    Lowongan Kerja Teknik Perkapalan Juni - Juli 2011 di PT. GLOBAL MARITIME

    Global Maritime is a leading consultant for offshore engineering design and marine operation services on a world-wide basis. The Group has been consistently engaged on major marine offshore projects for over 28 years. Our office in Jakarta is inviting dynamic individuals for the following challenging position.


    Assistant General Manager (Jakarta Base)
    Responsibilities:
    1. The key dimensions of the role include:
    • Maintain daily contact with staff and meeting as appropriate
    • Assist with all business functions related to operations
    • Being available for after hours on-call and email response
    • Appropriately confront and handle discipline procedures for staff
    • Assist General Manager to ensure all contractual duties and obligation are met
    • Assist General Manager to compile tender proposal and pre-bid meeting
    • Maintain ongoing communication with client and regional office
    • Serve as Public Relations representative

    Requirements:
    1. The successful candidate will hold the following skills and qualifications:
    • Bachelor degree in business or engineering or higher
    • Min. 5 years related experience
    • Have an experiences in Oil and Gas Industries would be preferably
    • Familiar with BPMIGAS PTK 007 procedure
    2. The successful candidate will be able to demonstrate the following competencies:
    • Max. 40 years old
    • Demonstrated leadership skills
    • Strong verbal and written communication in English
    • Proactive, able to show initiative in problem solving
    • Pleasant, independent, self-motivated, spontaneous, responsible, Independent, and IT savvy
    • Interpersonal skills, and able to interact with people of all levels and teamwork

    Junior Naval Architect (Jakarta Base)
    Responsibilities:
    1. Purpose of Role :
    • Perform a variety of design, analysis and technical reviews for marine structures, primarily for the offshore oil and gas industry. Apply advanced knowledge of ocean engineering and naval architecture principles to provide project management, including complete analysis of fixed and floating offshore structures as well as guidance and engineering support of onsite marine personnel.
    2. The key dimensions of the role include:
    • Responsible for engineering calculations in support of various consultancy studies and global   
    • performance assessment of hydrostatic and stability calculations, motion response calculations,
    • stationkeeping, mooring and riser systems, environmental loading (wind, wave, and current), jackup
    • in-place analysis, etc.
    • Create 3D designs with structural, hydrostatic, and hydrodynamic analysis with model test
    • verification. Conduct third party assessment following specific criteria related to offshore rules and        regulations such as the American Bureau of Shipping (ABS), Det Norske Veritas (DNV), Lloyds
    • Register, IMO, and MODU codes.
    • Provide naval architecture support to the marine warranty group for document review and        technical input on loadout, transportation, and installation operations of the structures.
    • Conduct repairs on offshore structures, timeline studies on rig repairs, review of barge stability
    • lifts and loadouts, umbilical cable installation from rig to underwater unit, sponson analysis review, and sea-fastening design.
    • Interact with clients and market for potential clients in the offshore industry.
    Requirements:
    1. The successful candidate will hold the following skills and qualifications:
    • A degree qualification in Naval Architecture, or equivalent
    • Experience of technical software eg MOSES, ORCAFLEX, STAADPRO, SACS, NASTRAN, and AutoCAD
    • Previous experience in shipbuilding or vessel design, preferably within the oil& gas sector
    • Thorough knowledge of naval architecture principles including hydrodynamics
    • Minimum 1 years related experience
    2. The successful candidate will be able to demonstrate the following competencies:
    • Attention to detail and a high level of numerical accuracy
    • Strong verbal and written communication in English
    • Proactive, able to show initiative in problem solving

    Senior Naval Architect
    Responsibilities:
    1. Purpose of Role :
    • The purpose of the role is to assist the design group in the development of concept and basic design    
    • of vessels, rigs and floating structures.
    2. The key dimensions of the role include:
    • Develop concept and basic design of vessels, rigs and floating structures
    • Provide naval architecture and structural engineering design assistance to projects
    • Project management of design projects
    • Prepare proposals for bids and tenders
    • Liaise with clients to ensure project completion and customer satisfaction
    • Provide mentoring and coaching to graduates and team members
    Requirements:
    1. The successful candidate will hold the following skills and qualifications:
    • A degree qualification in Naval Architecture, or equivalent, Master�s degree is preferable
    • Experience of technical software eg MOSES, ORCAFLEX, STAADPRO, SACS, NASTRAN, and AutoCAD
    • Previous experience in shipbuilding or vessel design, preferably within the oil&gas sector
    • Thorough knowledge of naval architecture principles including hydrodynamics
    • Min. 10 years related experience
    2. The successful candidate will be able to demonstrate the following competencies:
    • Attention to detail and a high level of numerical accuracy
    • Strong verbal and written communication in English
    • Proactive, able to show initiative in problem solving
    Please submit your resume with photo, to

    recruitment@globalmaritime-id.com

    Sumber : Jobstreet

    Lowongan Kerja Teknik Perkapalan di Kalimantan Juni 2011

    Lowongan Kerja Teknik Perkapalan di Kalimantan Juni 2011- , PT.GASMINCO JARING UTAMA adalah perusahaan yang bergerak di bidang Pertambangan, ini membutuhkan professional muda  bergabung bersama kami untuk di tempatkan di site.  Adapun posisi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    SHIPPING dan PORT DEVELOPMENT (Kalimantan Barat)

    Responsibilities: 
    1. Monitoring pengiriman/tongkang jadwal dengan splitport, ijin dan kesiapandebit.
    2. Melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan disetiap pelabuhan pemakaian dalam persiapan untuk kedatangan kapal/kargo transfer Penanganan Bulk Carrier/Cargo, TugBoat & BargesGudang & Pengiriman Manajemen Sistem, Produk Penanganan dan Data Input
    3. Monitor & Update Gerakan dan Jadwal dari semua Persyaratan Tongkang

    Requirements: 
    1. S1 Engineering Marine
    2. Berpengalaman di bidangnya min 5 tahun dibidangnya.
    3. Fasih dalam bahasa Inggris baik lisan & tertulis
    4. Keahlianin terpersonal  dan komunikasi yangbaik

    Kirimkan Surat Lamaran, CV, ijazah, sertifikat pendukung dan foto 4x6 Anda ke:
    recruitment.pandawa@yahoo.com


    Saturday, June 18, 2011

    Sejarah Titanic


    RMS Titanic (juga SS Titanic) merupakan yang kedua dari tiga kapal penumpang super yang bertujuan untuk mengawali perniagaan perjalanantrans-Atlantik. Dimiliki oleh White Star Line dan dibuat di galangan kapal Harland and WolffTitanic merupakan kapal uap penumpang terbesar di dunia pada masa peluncurannya. Pada saat pelayaran pertamanyaTitanic menabrak gunung es pada pukul 23:40 (waktu kapal), Minggu, 14 April1912, dan tenggelam sekitar dua jam empat puluh menit kemudian pada pukul 2:20 pagi hari Senin.
    Bencana tersebut mengakibatkan kematian lebih dari 1.500 orang,dan menjadikannya sebagai bencana laut terburuk semasa zaman dalam sejarah dan sampai kini paling termashyur. Titanic dilengkapi dengan teknologi paling maju pada masa itu dan orang awam percaya bahwa ia ?tidak mungkin tenggelam?. Ia amat mengejutkan bagi orang banyak bahwa walaupun dengan teknologi modern dan awak kapal yang berpengalaman, Titanic masih tenggelam dengan jumlah kematian yang tinggi. Kegairahan media massa mengenai korban terkenal Titanic, legenda mengenai apa yang terjadi di atas kapal, mengakibatkan undang-undang laut diganti, dan penemuan kapal yang pecah pada tahun 1985oleh pasukan yang diketuai oleh Jean-Louis Michel dan Robert Ballard menjadikan Titanic terkenal pada tahun berikutnya.


    [sunting]

    PEMBUATAN

    Kapal Titanic merupakan kapal penumpang milik White Star Line, dibangun di galangan kapal Harland and Wolff di BelfastIrlandia Utara, didisain untuk menyaingi Lusitania dan Mauretania milik Cunard LineTitanic, bersama kapal saudara kembarnya OlympicOlympic dan yang akan dibuat Britannic (pada awalnya dinamakan Gigantic, bertujuan menjadi kapal paling mewah dan terbesar yang pernah dibuat. Pembuatan RMS Titanic, dibiayai oleh hartawan Amerika, J.P. Morgan dan perusahaannya International Mercantile Marine Co., dimulai pada 31 Maret 1909. Badan kapal Titanic selesai diproduksi pada 31 Mei 1911, dan perlengkapan dalam di selesaikan pada 31 Maret tahun berikutnya. Titanic sepanjang 269 meter (882 kaki 9 inci) dan 28 meter (92 kaki 6 inci) lebar, berat mati 46.328 ton, dan ketinggian dari permukaan air ke geladak setinggi 18 meter (60 kaki). Walaupun ia meliputi banyak ruang dan dengan berat mati yang besar itu, kapal Titanic sama panjangnya dengan kapal OlympicTitanic dilengkapi dua mesin dengan empat silinder, tiga baling-baling, dan satu turbin Parsons bertekanan rendah yang menggerakkan tiga baling-baling. Terdapat 29 ketel dipanaskan oleh 159 perapian batu bara yang mampu menghasilkan kecepatan sampai 23 knot (43 km/j). Hanya tiga dari empat cerobong kapal setinggi 19 meter (63 kaki) yang berfungsi; cerobong yang keempat digunakan sebagai lubang udara, dan untuk memperlihatkan kehebatan kapal. Kapal Titanic mampu membawa 3.547 penumpang dan awak kapal, karena ia juga mengirim surat, maka namanya diberi penambahan kata depan RMS (Royal Mail Ship) dan juga sebagai kapal uap - SS (Steam Ship).
    Pada waktu itu, fasilitas dan kemewahannya tidak dapat ditandingi. Ia menawarkan fasilitas kolam renangruang olahragapemandian Turkiperpustakaan dan gelanggang squash. Ruang kelas utama dihiasi seluruhnya dengan panel kayu, perabotan mewah dan perhiasan yang indah lainnya. Ia menawarkan tiga lift untuk digunakan penumpang kelas utama dan, satu inovasi pada waktu itu, satu lift bagi penumpang kelas dua.
    Titanic dianggap sebagai puncak arsitektur laut dan pencapaian teknologi. Ia dianggap oleh majalah Ship Builders sebagai kapal yang "hampir tidak mungkin tenggelam." Titanic terbagi atas 16 ruang kedap air dengan pintu yang beri pengunci elektrik dan akan menutup hanya dengan menekan satu tombol dari dek kapal; walaupun, sekat kapal tidak menghalangi keseluruhan ketinggian geladak (hanya sampai Dek-E). Titanic mampu terapung dengan baik walau dua ruang tengah dipenuhi air atau empat bagian pertama dipenuhi air; apabila lebih dari itu maka ia akan tenggelam.

    [sunting]
    PELAYARAN PERTAMA

    Kapal Titanic memulai pelayaran pertamanya dari SouthamptonInggris, dalam perjalanan ke New York CityNew York, pada Rabu, 10 April 1912, di bawah kendali Kapten Edward J. Smith. Ketika Titanic bergerak meninggalkan tempat berlabuhnya, ombak yang dihasilkan oleh kapal tersebut menyebabkan kapal penumpang New York, yang berlabuh di dekatnya, putus tali tambatnya dan tertarik hampir (sekitar 4 kaki) dari Titanic sebelum kapal tunda New York pergi. Kejadian tersebut baru berhenti setelah satu jam. Selepas menyeberangi selat InggrisTitanic berhenti di CherbourgPrancis, untuk menurunkan dan mengambil penumpang tambahan dan berhenti sekali lagi di Queenstown (sekarang ini dikenal sebagai Cobh),Irlandia, sebelum meneruskan pelayaran ke New York dengan 2.223 penumpang.
    Titanic mempunyai tiga bagian kelas penumpang yang dipisahkan. Kelas ketiga juga dikenal sebagai geladak, terdiri dari kabin kecil di dek bawah, diisi oleh kebanyakan pendatang dari inggris yang mengharapkan penghidupan lebih baik di Amerika. Kabin dan ruang kelas kedua, terletak di bagian belakang, memiliki fasilitas yang sama dengan kelas satu di kapal lain. Kebanyakan penumpang kelas kedua pada mulanya menempati kelas satu di kapal yang lain tetapi, karena tidak tersedianya batu bara, maka dipindahkan ke Titanic. Kelas utama merupakan bagian kapal yang paling mewah.
    Sebagian dari orang yang terkenal turut belayar sebagai penumpang kelas utama. Ini termasuk jutawan John Jacob Astor dan isterinya Madeleine Force Astor; pemilik kilang Benjamin Guggenheim; pemilik MacyIsidor Straus dan isterinya Ida; jutawan DenverMargaret "Molly" Brown; Sir Cosmo Duff-Gordon dan isterinya Lady Lucille Duff-Gordon; George Elkins Widener dan istrinya Eleanor; John Borland Thayer, isterinya Marian dan anak mereka yang berusia tujuh belas tahun, Jack; wartawan William Thomas Stead; Countess of Rothes; pembantu presiden Amerika Serikat Archibald Butt; pengarang dan tokoh masyarakat Helen Churchill Candee; pengarang Jacques Futrelle, dan isterinya May, dan rekan mereka, editorBroadway Henry dan Irene Harris; aktris film bisu Dorothy Gibson; dan yang lain. Ikut bersama di kelas utama lainnya adalah editor urusan White Star Line J. Bruce Ismay yang merencanakan pembuatan Titanic dan pembuat kapal Thomas Andrews, yang turut bersama untuk memantau semua masalah dan menilai kinerja keseluruhan kapal baru tersebut.

    MALAPETAKA

    Pada Minggu malam, 14 April, suhu menurun sampai tahap hampir beku dan laut tenang. Bulan tidak keluar dan langit cerah. Kapten Smith, mengetahui peringatan adanya bongkahan gunung es melalui komunikasi nirkabel semenjak beberapa hari lalu, telah mengubah haluan Titaniclebih jauh ke arah selatan. Pada hari Minggu pukul 13:45 waktu setempat, pegawai komunikasi nirkabel dari kapal uap Amerika memberi peringatan bahwa gunung es besar mengapung dalam jalur Titanic, tetapi peringatan ini tidak disampaikan ke dek pengawal. Sore itu, satu lagi laporan mengenai bongkahan gunung es besar yang banyak, kali ini dari Mesaba, juga gagal disampaikan ke dek pengawal.
    Pada pukul 23:40 waktu setempat ketika berlayar di selatan Grand Banks di Newfoundland, pengawas Fredrick Fleet dan Reginald Lee melihat bongkahan gunung es yang besar tepat di depan kapal. Fleet membunyikan loceng kapal sebanyak tiga kali dan menelepon dek pengawal memberitahu, "Gunung es, tepat di depan!" Opsir Pertama Murdoch langsung mengarahkan kemudi ke sisi kiri dan mengurangi kecepatan, kemudian mundurkan mesin kapal. Tabrakan ternyata tidak dapat terelakkan, dan gunung es terapung tersebut bergesekan dengan bagian lambung kanan kapal, dan merobek badan kapal di empat bagian pertama dan mematahkan paku baja di bagian bawah kapal yang tertutup permukaan air sepanjang sekitar 91 m (300 kaki). Pintu kedap air baru berhasil menutup rapat saat air sudah memasuki lima bagian kedap air pertama, lebih satu bagian dari apa yang dapat ditahan Titanic agar tidak tenggelam. Berat lima bagian kedap air yang dimasuki air menarik kapal ke bawah melebihi ketinggian dinding kedap air, kemudian air memasuki bagian lain. Kapten Smith, merasakan guncangan hantaman itu, sesampainya ke dek pengawal dan memerintahkan berhenti sepenuhnya. Setelah pemeriksaan oleh pegawai kapten dan Thomas Andrews, sadar bahwa Titanic akan tenggelam, dan setelah tengah malam pada 15 April, perahu penyelamat untuk disiapkan dan panggilan darurat diberitahukan.
    Perahu penyelamat pertama, diturunkan pada pukul 00:40 waktu setempat di sebelah kanan dengan hanya di isi 28 orang penumpang di atasnya. Titanic membawa 20 perahu penyelamat dengan kapasitas penuh 1.178 orang penumpang. Walaupun tidak mencukupi untuk membawa semua penumpang dan awak kapal, Titanic membawa cukup perahu penyelamat dan pelampung karena peraturan yang ditetapkan oleh Lembaga Peraturan Inggris. Pada masa itu, jumlah perahu penyelamat yang diperlukan ditetapkan menurut berat mati kapal, bukannya jumlah penumpang yang dibawanya.
    Penumpang kelas utama dan kedua dengan mudah bisa mencapai perahu penyelamat dengan tangga yang menuju terus ke dek perahu tetapi penumpang kelas ketiga lebih sulit. Banyak terdapat jalur dari bagian bawah kapal sulit dipahami dan menyulitkan mereka untuk sampai ke perahu penyelamat. Lebih buruk lagi, penumpang kelas tiga saat pintu dikunci oleh awak kapal yang menunggu giliran mengizinkan penumpang naik ke geladak.
    Titanic melaporkan posisinya pada 41? 46' N, 50? 14' W. Bangkai kapal ditemukan di 41? 43' N, 49? 56' W.
    Operator radio nirkabel Jack Phillips dan Harold Bride sibuk mengirim CQD, isyarat pertolongan. Beberapa kapal merespon, termasuk Mount TempleFrankfurt dan kapal saudara kembar TitanicOlympic, tetapi semuanya terlalu jauh untuk sampai sebelum Titanic tenggelam. Kapal terdekat adalah RMS Carpathia milik Cunard Line yang sejauh 93 kilometer (58 mil) dan hanya berjarak empat setengah jam; terlalu lama untuk menyelamatkan lebih dari setengah penumpang Titanic karena kapalnya sudah tenggelam. Satu-satunya daratan yang menerima isyarat pertolongan Titanic adalah stasiun nirkabel di Cape RaceNewfoundland.
    Pada mulanya, penumpang enggan meninggalkan Titanic untuk menaiki perahu penyelamat yang kecil karena merasakan Titanic lebih aman dan tidak ada tanda-tanda apapun sedang berada dalam bahaya atau pun tenggelam. Ini menyebabkan kebanyakan perahu penyelamat dilepas dengan separuhnya kosong; satu perahu yang mampu membawa 40 orang penumpang dilepas dengan hanya 12 orang penumpang di atasnya.
    "Wanita dan anak-anak dahulu" diutamakan untuk menaiki perahu penyelamat, Opsir kedua Lightoller, yang mengisi perahu penyelamat di sebelah kiri, hanya memperbolehkan laki-laki yang diperlukan sebagai pengayuh dan tidak untuk sebab lainnya; walaupun masih terdapat tempat kosong. Opsir Pertama Murdoch, yang mengisi perahu di sebelah kanan, memperbolehkan laki-laki naik apabila wanita tidak ada yang mau naik lagi. Saat kapal semakin tenggelam, penumpang mulai cemas dan sebagian perahu penyelamat dilepas dengan penumpang penuh. Pada 02:05 waktu setempat, seluruh bagian depan haluan kapal tenggelam di bawah air, dan kecuali dua buah perahu, semua perahu penyelamat lain telah diturunkan.
    Sekitar 02:10 waktu setempat, bagian belakang kapal terangkat dari permukaan air memperlihatkan bagian bawah kapal, kemudi, dan baling-baling kapal , dan pada pukul 02:17 waktu setempat permukaan air membanjiri geladak perahu. Keadaan semakin parah saat dua perahu penyelamat terakhir terapung dari geladak, satu terbalik dan satu lagi separuhnya telah berisi air. Tidak lama kemudian, cerobong asap paling depan jatuh, meremukkan sebagian dek pengawal dan mereka yang terapung dalam air. Di geladak, para penumpang berlari ke arah belakang atau melompat ke laut dengan harapan dapat sampai ke perahu penyelamat. Bagian belakang kapal perlahan-lahan terangkat ke atas, dan barang-barang yang tidak terikat berjatuhan ke laut. Sewaktu bagian belakang kapal terangkat, sistem eletrik mati dan lampu mulai padam. Tidak lama kemudian, pada bagian badan kapal yang tidak kuat menahan beban mengakibatkan Titanic pecah menjadi dua bagian antara dua cerobong terakhir, dan bagian depan tenggelam sepenuhnya. Bagian belakang kapal langsung tehempas kembali di permukaan air dan terangkat tegak lurus. Selepas beberapa saat, pada pukul 02:20 waktu setempat, semuanya tenggelam ke laut.
    Dari sejumlah 2.223 orang penumpang, hanya 706 orang penumpang yang selamat; 1.517 orang penumpang tewas. Kebanyakan penumpang tewas disebabkan karena korban terkenahypothermia dalam air 28 ?F (-2 ?C). Hanya dua dari 18 perahu penyelamat yang kembali untuk menyelamatkan korban dari dalam air selepas kapal tenggelam. Perahu penyelamat nomor empat kembali dan menyelamatkan lima orang, dua dari mereka kemudian tewas. Hampir satu jam kemudian perahu penyelamat nomor empat belas kembali dan menyelamatkan empat orang penumpang yang mana satu penumpang kemudian tewas juga. Penumpang yang lain berhasil menaiki perahu penyelamat yang terapung dari geladak. Terdapat perdebatan di antara penumpang yang selamat. sebagian penumpang yang selamat berinisiatif untuk kembali, tetapi kebanyakan yang selamat takut bila perahu penyelamat mereka akan tenggelam akibat dinaiki korban yang mencoba menaiki perahu mereka atau ditarik oleh Titanic yang tenggelam, walaupun sebenarnya hanya sedikit tarikan yang ada.

    Kedua bagian kapal tersebut tenggelam dengan cara berbeda. Bagian depan menancap kira-kira 609 m (2.000 kaki) di bawah permukaan dasar laut dan mendarat dengan agak perlahan. Sedangkan bagian belakang tenggelam dengan cepat ke dasar lautan; badan kapal terburai akibat terdapat udara yang terperangkap di dalam kapal. Bagian belakang kapal menghantam dasar dengan kecepatan tinggi, terbenam jauh ke dalam lumpur.

    DISELAMATKAN
    Hampir dua jam setelah Titanic tenggelam, RMS Carpathia tiba di tempat kejadian dan mengambil perahu penyelamat pertama. Dalam beberapa jam kemudian, mereka yang masih hidup diselamatkan. Di geladak Carpathia, doa khusyuk yang singkat untuk yang mereka yang terselamatkan dan untuk memperingati mereka yang tewas diadakan, dan pada pukul 08:50 AMCarpathia menuju ke New York, dan sampai pada tanggal 18 April.
    Saat santunan jiwa diberikan, White Star Line menyewa kapal MacKay-Bennett untuk mengevakuasi jenazah. Sejumlah 338 jenazah akhirnya ditemukan. Kebanyakan jenazah dievakuasi ke Halifax, Nova Scotia, sedangkan jenazah yang tidak dikenal dikebumikan di Pemakaman Fairview.

    Korban dalam perahu penyelamat.

    Bentuk-Bentuk dasar laut

    Kerak bumi merupakan lempeng tektonik sehingga pergerakan relatifnya menyebabkan terbentuknya ciri-ciri khusus dasar laut. Berikut ini merupakan pembagian bentuk-bentuk dasar laut berdasarkan defenisi dari Nontji (1993).
    ?    Paparan (shelf) yang dangkal
    ?    Depresi dalam berbagai bentuk (basin, palung)
    ?    Berbagai bentuk elevasi berupa punggung (rise, ridge)
    ?    Gunung bawah laut (sea mount)
    ?    Terumbu karang dan sebagainya.
    Menurut Ilahude (1997), dilihat dari ari segi skala atau besarnya bentuk ? bentuk dasar laut, dasar lautdibedakan ke dalam 3 golongan besar yaitu:
    1. Relief Besar (macro relief)
    ?    Secara vertikal ukurannya bisa sampai ribuan meter.
    ?    Secara horizontal ukurannya bisa mencapai ratusan atau ribuan kilometer.
    2. Relief Pertengahan (intermediate relief)
    ?    Secara vertikal berukuran ratusan meter.
    ?    Secara horizontal berukuran puluhan kilometer.
    ?    Bisa merupakan bagian integral dari satu relief besar.
    3. Relief Kecil (micro relief)
    ?    Hanya berukuran beberapa cm sampai beberapa meter.
    ?    Umumnya hanya bisa diungkapkan dengan teknik fotografi bawah air.

    Sedangkan menurut Hutabarat (1985) bentuk-bentuk dasar laut terdiri dari :
     Ridge dan Rise
    Ini adalah suatu bentuk proses peninggian yang terdapat di atas laut ( sea floor) yang hampir serupa dengan adanya gunung-gunung di daratan
    ?  Trench
    Bagian laut yang terdalam dengan bentuk seperti saluran seolah-olah terpisah sangat dalam yang terdapat di perbatasan antara benua.
    ?  Abyssal Plain
    Daerah yang relatif tebagi rata dari permukaan bumi yang terdapat dibagian sisi yang mengarah ke daratan.
    ?  Continetal Island
    Beberapa pulau yang menurut sifat geologisnya bagian dari massa tanah daratan benua besar yang kemudian terpisah
    ?  Island Arc (kumpulan pulau-pulau)
    Kumpulan pulau-pulau seperti indonesia yang mempunyai perbatasan dengan benua
    ?  Mid-Oceanic Volcanic Island
    Pulau-pulau vulkanik yang terdapat di tengah-tengah lautan. Terdiri dari pulau-pulau kecil, khususnya terdapat di Lautan pasifik
    ?  Atol-atol
    Daerah yang terdiri dari kumpulan pulau-pulau yang sebagian besar tenggelam di bawah permukaanlaut dan berbentuk cincin.
    ?  Seamout dan guyot
    Gunung-gunung berapi yang mucul dari dasar lantai lautan tetapi tidak mencapai permukaan laut.

    Arus Laut


    Arus adalah proses pergerakan massa air menuju kesetimbangan yang menyebabkan perpindahan horizontal dan vertikal massa air. Gerakan tersebut merupakan resultan dari beberapa gaya yang bekerja dan beberapa factor yang mempengaruhinya. Arus laut (sea current) adalah gerakan massa air laut dari satu tempat ke tempat lain baik secara vertikal (gerak ke atas) maupun secara horizontal (gerakan ke samping).
    Contoh-contoh gerakan itu seperti gaya coriolis, yaitu gaya yang membelok arah arus dari tenaga rotasi bumi. Pembelokan itu akan mengarah ke kanan di belahan bumi utara dan mangarah ke kiri di belahan bumi selatan.
    Gaya ini yang mengakibatkan adanya aliran gyre yang searah jarum jam (ke kanan) pada belahan bumi utara dan berlawanan dengan arah jarum jam di belahan bumi selatan. Perubahan arah arus dari pengaruh angin ke pengaruh gaya coriolis dikenal dengan spiral ekman (Pond dan Pickard, 1983).


    Menurut Gross 1972, arus merupakan gerakan horizontal atau vertikal dari massa air menuju kestabilan yang terjadi secara terus menerus. Gerakan yang terjadi merupakan hasil resultan dari berbagai macam gaya yang bekerja pada permukaan, kolom, dan dasar perairan. Hasil dari gerakan massa air adalah vector yang mempunyai besaran kecepatan dan arah. Ada dua jenis gaya yang bekerja yaitu eksternal dan internal Gaya eksternal antara lain adalah gradien densitas air laut, gradient tekanan mendatar dan gesekan lapisan air (Gross,1990)
    Pond dan Pickard 1983 mengklasifikasikan gerakan massa air berdasarkan penyebabnya, terbagi atas :
    a. Gerakan dorongan angin
    Angin adalah factor yang membangkitkan arus, arus yang ditimbulkan oleh angin mempunyai kecepatan yang berbeda menurut kedalaman. Kecepatan arus yang dibangkitkan oleh angin memiliki perubahan yang kecil seiring pertambahan kedalaman hingga tidak berpengaruh sama sekali.
    b. Gerakan termohalin
    Perubahan densitas timbul karena adanya perubahan suhu dan salinitas anatara 2 massa air  yang densitasnya tinggi akan tenggelam dan menyebar dibawah permukaan air sebagai arus dalam dan sirkulasinya disebut arus termohalin.

    c.Arus Pasut
    Arus yang disebabkan oleh gaya tarik menarik antara bumi dan benda benda angkasa. Arus pasut ini merupakan arus yang gerakannya horizontal.
    d. Turbulensi
    Suatu gerakan yang terjadi pada lapisan batas air dan terjadi karena adanya gaya gesekan antar lapisan.
    e.Tsunami
    Sering disebut sebagai gelombang seismic yang dihasilkan dari pergeseran dasar laut saat etrjadi gempa.
    f. Gelombang lain ; Internal, Kelvin dan Rossby/Planetary
    Menurut letaknya arus dibedakan menjadi dua yaitu arus atas dan arus bawah. Arus atas adalah arus yang bergerak di permukaan laut. Sedangkan arus bawah adalah arus yang bergerak di bawah permukaan laut. Faktor pembangkit arus permukaan disebabkan oleh adanya angin yang bertiup diatasnya. Tenaga angin memberikan pengaruh terhadap arus permukaan (atas) sekitar 2% dari kecepatan angin itu sendiri. Kecepatan arus ini akan berkurang sesuai dengan makin bertambahnya kedalaman perairan sampai pada akhirnya angin tidak berpengaruh pada kedalaman 200 meter (Bernawis,2000)
    Oleh karena dibangkitkan angin, arah arus laut permukaan (atas) mengikuti arah angin yang ada. Khususnya di Asia Tenggara karena arah angin musim sangat terlihat perubahannya antara musim barat dan musim timur maka arus laut permukaan juga banyak dipengaruhinya. Arus musim barat ditandai oleh adanya aliran air dari arah utara melalui laut Cina bagian atas, laut Jawa, dan lautFlores. Adapun pada musim timur sebaliknya mengalir dari arah selatan.
    Selain pergerakan arah arus mendatar, angin dapat menimbulkan arus air vertikal yang dikenal dengan upwelling dan downwelling di daerah-daerah tertentu. Proses upwelling adalah suatu proses massa air yang didorong ke atas dari kedalaman sekitar 100 sampai 200 meter. Angin yang mendorong lapisan air permukaan mengakibatkan kekosongan di bagian atas, akibatnya air yang berasal dari bawah menggantikan kekosongan yang berada di atas. Oleh karena air yang dari kedalaman lapisan belum berhubungan dengan atmosfer, maka kandugan oksigennya rendah dan suhunya lebih dingin dibandingkan dengan suhu air permukaan lainnya. Walaupun sedikit oksigen, arus ini mengandung larutan nutrien seperti nitrat dan fosfat sehingga cederung mengandung banyakfitoplanktonFitoplankton merupakan bahan dasar rantai makanan di lautan, dengan demikian di daerah upwelling umumnya kaya ikan.

    Tags